Di artikel ini kami akan ulas terkait dengan Mau Mengenal Bermacam Ragam Jenis Hipoglikemia? Berikut Ini Penjelasannya. Hipoglikemia (Kadar Gula Rendah) adalah suatu kondisi di mana takaran gula darah hingga di bawah 60 mg/dl. Dalam keadaan normal, tubuh menjaga takaran gula darah antara 70­110 mg/dl. Sementara terhadap penderita diabetes, kadar gula darahnya berada pada tingkat amat tinggi.

Mau Mengenal Bermacam Ragam Jenis  Hipoglikemia? Berikut Ini Penjelasannya

Mau Mengenal Bermacam Ragam Jenis Hipoglikemia? Berikut Ini Penjelasannya

Sebaliknya pada penderita hipoglikemia, takaran gula darahnya berada pada tingkat amat rendah. Hal ini sangat membahayakan bagi tubuh, terutama otak dan proses syaraf, yang memerlukan glukosa dalam darah yang berasal berasal dari makanan berkarbohidrat dalam kandungan yang cukup.

Kadar gula darah normal adalah 80­120 mg/dl terhadap situasi puasa, atau 100­180 mg/dl terhadap suasana setelah makan. Kadar gula darah yang rendah menyebabkan bermacam sistem organ tubuh mengalami kelainan fungsi.

Mau Mengenal Bermacam Ragam Jenis Hipoglikemia? Berikut Ini Penjelasannya

Otak sebagai organ yang sangat peka terhadap kandungan gula darah yang rendah dapat mengimbuhkan respon melalui sistem saraf, merangsang kelenjar adrenal untuk melepas epinefrin (adrenalin). Hal inilah yang merangsang hati untuk melepaskan gula agar kadarnya dalam darah senantiasa terjaga. Jika kandungan gula menurun, maka terjadilah gangguan fungsi otak.

Gejala-gejala Hipoglikemia

Hipoglikemia dapat membawa dampak penderita mendadak pingsan dan kudu segera dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh suntikan serta infus glukosa. Jika dibiarkan terlalu lama, penderita bakal kejang­kejang dan kesadaran menurun. Apabila terlambat memperoleh pemberian bisa menyebabkan kematian.

Mau Mengenal Bermacam Ragam Jenis Hipoglikemia? Berikut Ini Penjelasannya

Hipoglikemia beresiko dibanding kelebihan persentase gula darah (hiperglikemia) dikarenakan kandungan gula darah yang sangat rendah selama lebih berasal dari enam jam sanggup mengakibatkan kerusakan tak terpulihkan (irreversible) terhadap jaringan otak dan saraf. Tidak jarang perihal ini memicu kemunduran kemampuan otak.

Hipoglikemia dapat ditandai bersama gejala­gejala tertentu. Gejala hipoglikemia tingkat gampang sampai sedang dapat berupa:

  • pandangan kabur,
  • mual,
  • menggigil,
  • pusing,
  • dingin,
  • kulit lembab dan dingin,
  • berkeringat,
  • lapar,
  • jantung berdebar,
  • mudah marah,
  • kebingungan dan kecemasan.

Sedangkan hipoglikemia berat sanggup mengakibatkan pingsan, kejang, koma sampai kematian andaikan tidak ditangani.

Mau Mengenal Bermacam Ragam Jenis Hipoglikemia? Berikut Ini Penjelasannya

Secara umum, hipoglikemia mampu dikategorikan sebagai sesuatu yang terjalin bersama obat dan yang tidak terkait dengan obat. Sebagian besar masalah hipoglikemia berlangsung terhadap penderita diabetes dan terkait bersama dengan obat.
Sedangkan hipoglikemia yang tidak berhubungan bersama dengan obat dibedakan menjadi:

  • Hipoglikemia sebab puasa, di mana hipoglikemia berjalan sesudah berpuasa
  • Hipoglikemia reaktif, dimana hipoglikemia terjadi sebagai reaksi pada makanan, umumnya karbohidrat.
1. Hipoglikemia Penderita Diabetes

Hipoglikemia paling kerap berlangsung disebabkan oleh insulin atau obat lain (sulfonilurea) yang diberikan kepada penderita diabetes untuk turunkan kandungan gula darahnya. Jika dosis obat ini lebih tinggi dari makanan yang dimakan, maka obat mampu bereaksi turunkan takaran gula darah benar-benar banyak.

Mau Mengenal Bermacam Ragam Jenis Hipoglikemia? Berikut Ini Penjelasannya

Penderita diabetes berat menahun amat sensitif terhadap hipoglikemia berat. Hal ini terjadi karena sel­sel pulau pankreasnya tidak membentuk glukagon secara normal dan kelanjar adrenalnya tidak membuahkan epinefrin secara normal. Padahal ke-2 hal berikut merupakan mekanisme utama tubuh untuk mengatasi kandungan gula darah yang rendah.

2. Hipoglikemia Karena Penggunaan Obat-Obatan Lainnya

Pentamidin yang digunakan untuk menyembuhkan pneumonia akibat AIDS terhitung bisa sebabkan hipoglikemia. Hipoglikemia sering kadang berjalan pada penderita kelainan psikis yang secara diam­diam memakai insulin atau obat hipoglikemik untuk dirinya.

3. Hipoglikemia yang Tidak Berhubungan dengan Obat-Obatan

Berikut ini penjelasannya:

  • Pemakaian alkohol didalam jumlah banyak tanpa makan di dalam saat yang lama bisa membawa dampak hipoglikemia yang cukup berat.
  • Olah raga berat dalam kala yang lama terhadap orang yang sehat jarang sebabkan hipoglikemia.
  • Puasa yang lama dapat menyebabkan hipoglikemia, hanya jikalau terdapat penyakit lain (terutama penyakit kelenjar hipofisa atau kelenjar adrenal) atau konsumsi sejumlah besar alkohol.
  • Cadangan karbohidrat di hati sanggup menurun secara perlahan sehingga tubuh tidak bisa menjaga kandungan gula darah yang cukup. Pada orang­orang yang miliki kelainan hati, lebih dari satu jam berpuasa bisa mengakibatkan hipoglikemia. Bayi dan anak­anak yang punya kelainan sistem enzim hati yang memetabolisir gula dapat mengalami hipoglikemia di antara jam­jam makannya.

Mau Mengenal Bermacam Ragam Jenis Hipoglikemia? Berikut Ini Penjelasannya

4. Hipoglikemia Reaktif

Seseorang yang telah meniti pembedahan lambung bisa mengalami hipoglikemia di antara jam­jam makannya (hipoglikemia alimenter, keliru satu style hipoglikemia reaktif). Hipoglikemia berjalan sebab gula amat cepat diserap agar merangsang pembentukan insulin yang berlebihan. Kadar insulin yang tinggi mengakibatkan penurunan persentase gula darah yang cepat.

Hipoglikemia alimentari kadang berjalan pada seseorang yang tidak merintis pembedahan. Keadaan ini disebut hipoglikemia alimentari idiopatik. Jenis hipoglikemia reaktif lainnya berlangsung terhadap bayi dan anak­anak dikarenakan memakan makanan yang mengandung gula fruktosa dan galaktosa atau asam amino leusin.

Mau Mengenal Bermacam Ragam Jenis Hipoglikemia? Berikut Ini Penjelasannya

Fruktosa dan galaktosa membatasi pelepasan glukosa berasal dari hati; leusin merangsang pembentukan insulin yang berlebihan oleh pankreas. Akibatnya, berjalan penurunan kandungan gula darah beberapa waktu setelah mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan zat­zat tersebut.

Hipoglikemia reaktif terhadap orang dewasa sanggup berjalan setelah mengonsumsi alkohol yang dicampur bersama gula (misalnya gin dan tonik). Pembentukan insulin yang terlalu berlebih terhitung sanggup menyebakan hipoglikemia. Hal ini mampu terjadi pada tumor sel penghasil insulin di pankreas (insulinoma). Kadang­kadang tumor di luar pankreas yang menghasilkan hormon yang menyerupai insulin supaya menyebabkan hipoglikemia.

Mau Mengenal Bermacam Ragam Jenis Hipoglikemia? Berikut Ini Penjelasannya

Penyebab lainnya adalah penyakti autoimun, di mana tubuh membentuk antibodi yang menyerang insulin. Kadar insulin di dalam darah naik­turun secara abnormal gara-gara pankreas menghasilkan sejumlah insulin untuk melawan antibodi tersebut. Hal ini mampu terjadi terhadap penderita atau bukan penderita diabetes.

Hipoglikemia juga mampu berjalan akibat gagal ginjal atau gagal jantung, kanker, kekurangan gizi, kelainan faedah hipofisa atau adrenal, syok dan infeksi yang berat. Penyakit hati yang berat (misalnya hepatitis virus, sirosis atau kanker) terhitung mampu membawa dampak hipoglikemia.

Sekian informasi seputar Mau Mengenal Bermacam Ragam Jenis Hipoglikemia? Berikut Ini Penjelasannya, kami harap artikel kali ini bermanfaat untuk Anda. Tolong postingan ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi: