Di artikel ini kami akan bahas tentang Pengen Mengetahui 4 Tipe Hipoglikemia ? Ini Ulasannya. Hipoglikemia (Kadar Gula Rendah) adalah suatu kondisi di mana kandungan gula darah hingga di bawah 60 mg/dl. Dalam kondisi normal, tubuh mempertahankan kandungan gula darah antara 70­110 mg/dl. Sementara terhadap penderita diabetes, kadar gula darahnya berada pada tingkat sangat tinggi.

Pengen Mengetahui 4 Tipe  Hipoglikemia ? Ini Ulasannya

Pengen Mengetahui 4 Tipe Hipoglikemia ? Ini Ulasannya

Sebaliknya terhadap penderita hipoglikemia, kandungan gula darahnya berada terhadap tingkat terlampau rendah. Hal ini terlalu membahayakan bagi tubuh, khususnya otak dan proses syaraf, yang memerlukan glukosa di dalam darah yang berasal berasal dari makanan berkarbohidrat didalam kadar yang cukup.

Kadar gula darah normal adalah 80­120 mg/dl pada situasi puasa, atau 100­180 mg/dl terhadap situasi sehabis makan. Kadar gula darah yang rendah menyebabkan bermacam proses organ tubuh mengalami kelainan fungsi.

Pengen Mengetahui 4 Tipe Hipoglikemia ? Ini Ulasannya

Otak sebagai organ yang benar-benar sensitif pada persentase gula darah yang rendah bakal menambahkan tanggapan melalui sistem saraf, merangsang kelenjar adrenal untuk melewatkan epinefrin (adrenalin). Hal inilah yang merangsang hati untuk melepaskan gula sehingga kadarnya dalam darah selalu terjaga. Jika takaran gula menurun, maka terjadilah masalah manfaat otak.

Gejala-gejala Hipoglikemia

Hipoglikemia sanggup membuat penderita mendadak pingsan dan harus langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan suntikan dan juga infus glukosa. Jika dibiarkan benar-benar lama, penderita bakal kejang­kejang dan kesadaran menurun. Apabila terlambat meraih pemberian bisa menyebabkan kematian.

Pengen Mengetahui 4 Tipe Hipoglikemia ? Ini Ulasannya

Hipoglikemia beresiko dibanding kelebihan persentase gula darah (hiperglikemia) karena kadar gula darah yang amat rendah sepanjang lebih berasal dari enam jam mampu membawa dampak kerusakan tak terpulihkan (irreversible) terhadap jaringan otak dan saraf. Tidak jarang hal ini membuat kemunduran kemampuan otak.

Hipoglikemia dapat ditandai bersama gejala­gejala tertentu. Gejala hipoglikemia tingkat ringan hingga tengah bisa berupa:

  • pandangan kabur,
  • mual,
  • menggigil,
  • pusing,
  • dingin,
  • kulit lembab dan dingin,
  • berkeringat,
  • lapar,
  • jantung berdebar,
  • mudah marah,
  • kebingungan dan kecemasan.

Sedangkan hipoglikemia berat mampu sebabkan pingsan, kejang, koma hingga kematian jikalau tidak ditangani.

Pengen Mengetahui 4 Tipe Hipoglikemia ? Ini Ulasannya

Secara umum, hipoglikemia dapat dikategorikan sebagai sesuatu yang terkait bersama obat dan yang tidak terkait bersama dengan obat. Sebagian besar kasus hipoglikemia berlangsung pada penderita diabetes dan terkait dengan obat.
Sedangkan hipoglikemia yang tidak berhubungan bersama obat dibedakan menjadi:

  • Hipoglikemia dikarenakan puasa, di mana hipoglikemia terjadi setelah berpuasa
  • Hipoglikemia reaktif, di mana hipoglikemia berjalan sebagai reaksi pada makanan, biasanya karbohidrat.
1. Hipoglikemia Penderita Diabetes

Hipoglikemia paling sering berjalan disebabkan oleh insulin atau obat lain (sulfonilurea) yang diberikan kepada penderita diabetes untuk menurunkan kandungan gula darahnya. Jika dosis obat ini lebih tinggi dari makanan yang dimakan, maka obat sanggup bereaksi turunkan kadar gula darah benar-benar banyak.

Pengen Mengetahui 4 Tipe Hipoglikemia ? Ini Ulasannya

Penderita diabetes berat menahun sangat sensitif pada hipoglikemia berat. Hal ini berlangsung gara-gara sel­sel pulau pankreasnya tidak membentuk glukagon secara normal dan kelanjar adrenalnya tidak membuahkan epinefrin secara normal. Padahal ke dua perihal tersebut merupakan mekanisme utama tubuh untuk menangani persentase gula darah yang rendah.

2. Hipoglikemia Karena Penggunaan Obat-Obatan Lainnya

Pentamidin yang digunakan untuk membuat sembuh pneumonia akibat AIDS termasuk bisa memicu hipoglikemia. Hipoglikemia kadang-kadang berlangsung pada penderita kelainan psikis yang secara diam­diam menggunakan insulin atau obat hipoglikemik untuk dirinya.

3. Hipoglikemia yang Tidak Berhubungan dengan Obat-Obatan

Berikut ini penjelasannya:

  • Pemakaian alkohol didalam kuantitas banyak tanpa makan dalam sementara yang lama sanggup mengakibatkan hipoglikemia yang cukup berat.
  • Olah raga berat didalam saat yang lama pada orang yang sehat jarang sebabkan hipoglikemia.
  • Puasa yang lama mampu membuat hipoglikemia, hanya kalau terkandung penyakit lain (terutama penyakit kelenjar hipofisa atau kelenjar adrenal) atau mengonsumsi sejumlah besar alkohol.
  • Cadangan karbohidrat di hati mampu alami penurunan secara perlahan agar tubuh tidak mampu mempertahankan kadar gula darah yang cukup. Pada orang­orang yang punyai kelainan hati, sebagian jam berpuasa bisa sebabkan hipoglikemia. Bayi dan anak­anak yang mempunyai kelainan sistem enzim hati yang memetabolisir gula dapat mengalami hipoglikemia di pada jam­jam makannya.

Pengen Mengetahui 4 Tipe Hipoglikemia ? Ini Ulasannya

4. Hipoglikemia Reaktif

Seseorang yang sudah menekuni pembedahan lambung dapat mengalami hipoglikemia di antara jam­jam makannya (hipoglikemia alimenter, tidak benar satu style hipoglikemia reaktif). Hipoglikemia berlangsung gara-gara gula benar-benar cepat diserap supaya merangsang pembentukan insulin yang berlebihan. Kadar insulin yang tinggi memicu penurunan takaran gula darah yang cepat.

Hipoglikemia alimentari kadang berjalan pada seseorang yang tidak merintis pembedahan. Keadaan ini disebut hipoglikemia alimentari idiopatik. Jenis hipoglikemia reaktif lainnya berjalan pada bayi dan anak­anak dikarenakan memakan makanan yang punya kandungan gula fruktosa dan galaktosa atau asam amino leusin.

Pengen Mengetahui 4 Tipe Hipoglikemia ? Ini Ulasannya

Fruktosa dan galaktosa menghalangi pelepasan glukosa dari hati; leusin merangsang pembentukan insulin yang terlalu berlebih oleh pankreas. Akibatnya, berlangsung penurunan kandungan gula darah beberapa waktu sesudah mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan zat­zat tersebut.

Hipoglikemia reaktif terhadap orang dewasa mampu berjalan sesudah mengonsumsi alkohol yang dicampur dengan gula (misalnya gin dan tonik). Pembentukan insulin yang berlebihan juga sanggup menyebakan hipoglikemia. Hal ini dapat berjalan pada tumor sel penghasil insulin di pankreas (insulinoma). Kadang­kadang tumor di luar pankreas yang membuahkan hormon yang menyerupai insulin sehingga membawa dampak hipoglikemia.

Pengen Mengetahui 4 Tipe Hipoglikemia ? Ini Ulasannya

Penyebab lainnya adalah penyakti autoimun, di mana tubuh membentuk antibodi yang menyerang insulin. Kadar insulin dalam darah naik­turun secara abnormal sebab pankreas menghasilkan sejumlah insulin untuk melawan antibodi tersebut. Hal ini mampu terjadi pada penderita atau bukan penderita diabetes.

Hipoglikemia termasuk bisa terjadi akibat gagal ginjal atau gagal jantung, kanker, kekurangan gizi, kelainan manfaat hipofisa atau adrenal, syok dan infeksi yang berat. Penyakit hati yang berat (misalnya hepatitis virus, sirosis atau kanker) terhitung mampu sebabkan hipoglikemia.

Sekian info mengenai Pengen Mengetahui 4 Tipe Hipoglikemia ? Ini Ulasannya, kami harap post kali ini mencerahkan kalian. Mohon post ini diviralkan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi: